Jemrana. Kabupaten
yang terletak di ujung Barat pulau Bali itu, sebelum 2000 mungkin
tak banyak orang yang melirikinya. Tak ada yang istimewa di sana.
Selain miskin, kabupaten ini memang tidak memiliki potensi ekonomi
yang menjanjikan, baik itu potensi pariwisata seperti daerah lainnya
di Bali, maupun potensi alam lainnya.
Kantor
Penkab Jembrana
yang megah
Selain itu, jika dihitung dari besaran Pendapatan Asli Daerah
(PAD), Jembrana tergolong kabupaten yang memiliki PAD sangat rendah.
Belum lagi, jumlah keluarga miskin di sini yang cukup banyak yang
perlu menjadi perhatian serius.
Tapi itu dulu, hampir enam tahun yang lalu. Kini, di bawah kepemimpinan
I Gede Winasa, semua se-akan berbalik seratus delapan puluh derajat.
Jumlah masyarakat miskin menurun, yang semula pada 2000 berjumlah
12.206 KK (19,4%), kini tinggal separonya. Begitu pula dengan
PAD-nya, sekarang naik menjadi 11 miliar dari hanya 2,5 miliar
pada 2000. Bukan cuma itu, Jembrana juga kini memberikan jaminan
kesehatan gratis dan SPP gratis kepada masyarakatnya.
Bagaimana Jembarana mencapai semua itu? Kami kemudian menulis
surat ke sana untuk mendapat kesempatan melihat langsung keadaan
yang sebenarnya. Ternyata gayung bersambut. Hanya dalam waktu
beberapa hari, kami sudah mendapat jawaban, bahwa sang bupati
siap menerima kami.
Akhirnya berangkatlah kami ke Jembrana. Di sana kami diterima
Pak Winasa di ruang dinasnya, ditemani juga oleh Kepala Dinas
Inkomyanum&hub I Dewa Putu Tilem dan Kepala Inkom NK Citrawati.
Dalam percakapan kami itu, Pak Winasa terlihat sangat fasih dan
benar-benar menguasai persoalan. Apalagi ketika kami berbicara
tentang Teknologi Informasi (TI) sebagai tools yang digunakan
dalam membantu memperoleh apa yang telah mereka raih saat ini.
Walhasil tak terasa hampir dua jam kami berbincang-bincang dengan
beliau. Setelah itu kami diberi kesempatan untuk melihat langsung
ke lapangan.
Pembaca, laporan perjalanan kami ke Jembarana tersebut kami turunkan
dalam majalah e-Indonesia kali ini. Mudah-mudahan semangat Jembrana
dalam membangun daerahnya seperti yang kami laporkan ini bisa
memberi semangat juga bagi kita semua untuk terus maju membangun
daerah kita masing-masing. Jembarana sudah membuktikan tidak ada
yang tidak mungkin.
Terimakasih kepada Pak Nick Natha Wibawa, kepala KPDE Pemkot Denpasar,
yang telah membantu kami dalam liputan ke Jembarana.
(AZ)