APJII
Launch NOC IIX dan Sosialisasi APRICOT
Untuk
lebih mengembangkan Indonesian Internet Exchange (IIX), Asosiasi
Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) membangun sebuah
fasilitas bersama. Fasilitas bersama yang berupa NOC IIX-APJII
itu ber-lokasi di Gedung Cyber Lantai 1. Di gedung yang bera-lamat
di Jl. Kuningan Barat Daya 8 itu dapat menam-pung sekitar 18 area
cage dan 10 area rack system.
NOC IIX-APJII sendiri selain untuk kepentingan anggota juga ada
beberapa program pengembangan internet yang sedang atau akan berlangsung
dalam ruangan itu, seperti ENUM test bed yang diprakarsai Ditjen
Postel. Program itu kelak digunakan untuk mengembangkan VoIP di
Indonesia. Tidak hanya itu, interkoneksi nasional IPv6 yang diprakarsai
Ditjen Postel, APJII, PJI, dan Cisco Indonesia juga dikembangkan
di ruangan itu. Dalam sambutan saat launching, Ketua APJII Sylvia
Sumarlin mengatakan dalam beberapa tahun terakhir ini diakui kalau
IIX belum optimal sehingga dengan di-launched NOC IIX-APJII diharapkan
masyarakat bisa lebih menikmati fasilitas itu.
Acara yang bertempat di Balai Kartini, Jakarta, itu tidak hanya
digunakan organisasi itu untuk meluncurkan program Asia Pacific
Regional Internet on Operational Technologies barunya saja namun
juga digunakan untuk mensosialisasikan APRICOT (). Sebagai host
organization, APJII meminta dukungan kepada masyarakat agar acara
yang berlangsung di Bali, 21 Februari sampai 2 Maret 2006 itu
berlangsung sukses. “Mari kita dukung Apricot agar acara
itu tidak didominasi oleh pihak asing,” ujar Sylvia Sumarlin.
(Chandra
Wirawan)
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
HP Rilis PC Desktop Kompatible Windows
Vista
Guna
menyederhanakan masalahmasalah TI yang sering dihadapi, HP pada
awal November lalu merilis produk komputasi komesialnya yakni
rangkaian PC desktop terkini yang handal, manageable, dan aman.
“HP berupaya konsisten menjadi nomor satu pada bisnis PC
di Indonesia. Untuk itu kami mengeluarkan produk yang memenuhi
tuntutan akan keamanan dari virus, spyware, dan pencuri identitas,”
papar Subin Joseph, managing director Imaging Printing & Personal
Systems Group HP Indonesia.
Produk yang dimaksud Subin yakni, HP desktop PC Compaq dc7700,
dc5700, dx7300, dc5700, dc5750, dan dx2700 yang telah mendukung
prosesor Intel Core 2 Duo dan teknologi Intel Pro yang sangat
menguntungkan karena adanya kinerja komputasi hemat energi dan
memiliki fitur software keamanan HP ProtectTools dan chip keamanan
Trusted Platform Module (TPM) 1.2 standar yang tertanam di dalamnya
untuk proteksi tinggi terhadap asset fisik dan data.
Selain itu, rangkaian PC ini juga memiliki berbagai tool manageability
untuk memaksimalkan produktivitas dalam lingkungan yang diatur
TI untuk memudahkan perencanaan, pelaksanaan, dan transisi PC
yang lebih mudah dan efisien. Bahkan, kesemuannya kompatibel dengan
Windows Vista yang akan segera dirilis Microsoft.
(Chandra
Wirawan)
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pemerintah
Akan Membentuk Kelembagaan ID-SIRTII
Guna
mengantisipasi kerugian teknis, ekonomi, dan citra bangsa yang
selama ini kerap terjadi akibat penyalahgunaan fasilitas infrastruktur
internet, Dirjen Postel, dalam hal ini dengan landasan UU No.
36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, dan PP No. 52 Tahun 2000
tentang penyelenggaraan telekomunikasi, dan diperkuat dengan petunjuk
teknis lewat Peraturan Menkoimfo No.27/PER/M. KOMINFO/9/2006 tentang
pengamanan pemanfaatan jaringan telekomunikasi berbasis protokol
internet, akan membentuk kelembagaan ID-SIRTII (Indonesia
Security Incident Response Team on Information Infrstructure),
yang kesepakatan bersamanya (Memorandum of Understanding/MoU)
berlangsung 22 November 2006 di Jakarta.
Kesepakatan bersama itu dilakukan bersama perwakilan dari beberapa
organisasi TI di tanah air, seperti Giri Suseno (Ketua Umum Mastel),
Sylvia W Sumarlin (Ketua Umum APJII), Judith MS (Ketua Presidium
AWARI) dengan Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar, yang isi salah-satu
poin kesepakatan tersebut adalah mendukung dan memfasilitasi berdirinya
lembaga ID-SIRTII sebagai wadah yang diperlukan untuk mencegah
penyalahgunaan infrastruktur internet dan TI oleh pihak-pihak
yang tidak bertanggungjawab.
Aktivitas yang nantinya akan dijalankan ID-SIRTII yakni monitoring
dan melakukan pencatatan (log) lalu lintas internet secara terus-menerus
pada sejumlah simpul utama dan jaringan internet nasional secara
proporsional dan bertahap yang didukung oleh operator dan penyelenggara
jasa internet yang terkait, sesuai ruang lingkup kerja masing-masing.
Mengenai aktivitas tersebut, Basuki mengatakan bahwa pembentukan
ID-SIRTII bukan berarti pemerintah ingin melakukan penyadapan
terhadap akses keseharian masyarakat pengguna internet.
“Pihak yang nantinya terlibat dalam aktivitas ini sangat
menghargai hak asasi, kebebasan, dan kerahasiaan individu yang
dijamin oleh konstitusi. Semua hak warga negara terkait aktivitas
ini dilindungi secara proporsional sejauh tidak melakukan tindakan
yang melanggar hukum,” tegas Basuki yang mengungkapkan pencatatan
(log) yang berisi informasi IP address (identitas internet),
jenis protocol, alamat port asal (source) maupun tujuan
(destination), waktu, serta pola transaksi akan disimpan
dan dipergunakan sebagai alat bukti bagi proses penyidikan dan
penindakan bila terjadi tindak pidana lewat internet.
(Chandra
Wirawan)
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Bubu
Award V.05 Hadirkan Kategori Khusus Bagi Pelajar dan Mahasiswa
Dengan
menggandeng PT Microsoft Indonesia, PT Bubu Kreasi Perdana (Bubu.com)
selaku penyelenggara kontes desain web bergengsi, BubuAward, akan
menambah kategori lomba yang diperuntukan khusus bagi para mahasiswa
dan pelajar. Pada kontes tahun kelima yang bertitel BubuAward
v.05 ini, para mahasiswa dan pelajar ditantang untuk mendesain
halaman web menggunakan produk piranti lunak terbaru dari Microsoft,
yakni Microsoft Expression dalam kategori Student Expression Category.
Kategori tersebut melengkapi dua kategori yang telah ada, seperti
Corporate Category dan Indi-vidual Category. Rahadian N. Anung,
dari Bubu.com, mengatakan, diadakannya kategori tersebut dikarenakan
pihaknya selaku penyelenggara ingin adanya kompetisi yang seimbang
di antara peserta. “Akan tidak adil bagi para mahasiswa
atau pelajar harus berkompetisi dengan para profesional. Pada
BubuAward sebelumnya, banyak peserta yang datang dari mahasiswa,
tetapi tidak satu pun yang berhasil memenangkan award.”
Hal senada juga diutarakan Shinta Laksmi Witoyo, CEO Bubu.com
yang mengatakan, kategori Student Expression merupakan apresiasi
terhadap para pelajar dan mahasiswa dalam me-ngembangkan kreativitasnya
di bidang desain web. “Kami berharap Student Expression
Award menjadi awal yang baik dalam menumbuhkan industri web design,”
harap Shinta.
Kemudian, pada kesempatan yang sama, Microsoft dengan beberapa
komunitas designer profesional ternama di Indonesia meluncurkan
komunitas online baru bagi para expression designer yang bernama
CabeIjo. Domain komunitas yang bertengger di www. cabeijo.com
tersebut, menurut Risman Adnan Mattotorang, senior development
evangelist Microsoft Indonesia, diharapkan menjadi pusat kolaborasi
online bagi expression designer untuk menampung ide-ide kreatif
dari calon designer professional.
(Chandra
Wirawan)
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Altiris Tunjuk Concordia Sebagai VAD di
Indonesia
Pada
21 November lalu di Jakarta, penyedia solusi mana-jemen lifecycle
TI terkemuka, Altiris Inc, mengumumkan penunjukan Concordia Computer
Centre sebagai Value-Added Distributor (VAD) yang pertama untuk
Indonesia. Dengan penunjukan tersebut, berarti hingga kini Altiris
memiliki sembilan VAD di Asia.
Dalam kerja samanya tersebut, Concordia akan mema-sarkan seluruh
rangkaian solusi Altiris di Indonesia, meliputi Client Management
System, Service & Asset Management, Server & Infrastructure
Management, Se-curity & Compliance Management, dan Software
Virtua-lization Solution. Selain itu, Concordia juga akan menyediakan
pelatihan dan pendidikan layanan untuk mendukung produk-produk
Altiris. “Concordia akan melanjutkan komitmen Altiris untuk
membantu organisasi mengelola sumber daya komputasi mereka dengan
lebih efisien. Mengingat perusahaan di Indonesia telah mengerti
akan penggunaan TI, maka Altiris akan membantu mereka mengatasi
permasalahan seperti keamanan data, standardisasi, biaya yang
tidak perlu dan mengatur perubahan dalam TI,” ujar Raymond
Halim, Presdir Concordia Computer Center.
Pernyataan Raymond diamini oleh Tom Galantomos, director of channels
and alliances Altiris Asia Pasific. Menurutnya, dengan menerima
Concordia sebagai VAD, akan memungkinkan Altiris untuk berkembang
dengan dukungan keahlian Concordia yang memiliki kemampuan teknis
dan jaringan pemasaran yang kuat. “Ini akan membantu para
pelaku bisnis di Indonesia untuk mengotomasi dan menyederhanakan
proyek-proyek yang berhubungan dengan TI melalui pemeliharaan
aset untuk mengurangi biaya dan kerumitan dalam pengelolaannya,”
ujar Tom.
(Chandra Wirawan)
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Microsoft Luncurkan
Hanoman Online
Berbarengan
dengan diselenggarakannya Independent Software Vendor (ISV) Innovation
Day pada awal November lalu, PT Microsoft Indonesia merilis sebuah
online market bagi produk-produk lokal yang inovatif, yakni portal
HanomanOnline yang merupakan pusat informasi produk dan solusi
lokal yang mencerminkan kreativitas dan inovasi anak bangsa. Ini
dikarenakan HanomanOnline merupakan portal yang berisi informasi
tentang software produk dan solusi TI yang ditawarkan ISV yang
telah mengembangkan produknya di Indo-nesia. Dengan mengakses
www.hanomanonline. com, pengunjung dapat menyimak informasi seputar
profil ISV dan produknya, serta berita-berita seputar ISV di Indonesia.
Di sela-sela peluncurannya, Risman Adnan, senior developer evangelist
PT Microsoft Indonesia, mengatakan “Dari total 250 ISV lokal
yang berada di Indonesia, IDC memperkirakan hanya sekitar 5% yang
masuk ke vertikal industri dengan produk berskala enterprise.
Sebagian besar adalah ISV berukuran kecil (mikro-ISV) dan menengah
(medium-ISV). Diharapkan, HanomanOnline menjadi pemasaran online
terutama bagi micro dan medium ISV untuk mempromosikan produknya
dalam rangka menjaring pasar TI lokal dan regional yang masih
sangat terbuka lebar, khususnya dalam segmen pasar vertikal.”
Sementara itu, kepada pers, Tony Chen, president director PT Microsoft
Indonesia menyebut ISV sebagai elemen penting dalam ekosistem
TI yang patut mendapatkan perhatian khusus, dika-renakan potensinya
dalam menunjang pertumbuhan ekonomi di Indonesia. “Dengan
jumlah ISV yang cukup tinggi, Microsoft menyadari pentingnya kualitas
produk dan strategi pemasaran jitu bagi ISV. Jadi, ISV Innovation
Day merupakan titik kulminasi dari program-program kerja yang
selama ini telah dijalankan oleh Microsoft Indonesia dalam membantu
pertumbuhan ISV lokal,” ujar Tony.
(Chandra Wirawan)
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tiga
Tahun Program Partners in Learning di Indonesia
Setelah
diimplementasikan sejak tahun 2003, program Partners in Learning
(PIL) yang dibesut secara global oleh Microsoft Corporation telah
menunjukkan beberapa perkembangan. Khusus di Indonesia, program
yang diluncurkan pada 19 September 2003 ini telah mem-berdayakan
hampir 20.000 orang guru, mengurangi kesenjangan digital di 8.678
sekolah dan memberikan inovasi baru bagi kurang lebih 2 juta murid
sekolah.
Sejauh ini, terdapat 3 program yang menjadi bagian dari PIL, seperti
Fresh Start yang merupakan program donasi dari Microsoft berupa
sistem operasi Windows 98 untuk PC yang dimiliki di sekolah. Bagi
para guru, terdapat program donasi Learning Grant yang merupakan
training terpadu penggunaan TI. Sedangkan pada program School
Agreement, Microsoft memberikan harga khusus bagi sekolah yang
ingin mendapatkan lisensi khusus aplikasi Microsoft.
Pada media briefing “Tiga Tahun Program Partners in Learning
di Indonesia” yang digelar 21 Nopember lalu, Ismail Syah,
Education Program Manager PT Microsoft Indonesia mengatakan, “Dengan
program tersebut kami ingin menjembatani kesenjangan digital yang
ada di Indonesia, terutama di sekolah tingkat menengah dan menengah
atas. Kami juga ingin agar proses belajar tidak hanya dijalankan
oleh para murid, namun juga guru sebagai seorang pengajar lewat
program Teacher Training.”
Lewat program Learning Grant, Microsot telah menyelenggarakan
Teacher Development Program yang diselenggarakan di tingkat nasional
dan internasional yang bertitel World Wide Innovative Teacher
Forum yang baru saja digelar di Philadelphia, Pennsylvania, AS
pada November 2006 (lihat laporan Kwarta dalam edisi ini, Red.).
Pada program tersebut para guru dapat berbagi pengalaman dengan
guru negara lain bagaimana cara berkolaborasi dan merancang metode
pembelajaran melalui TI serta mempublikasikannya di kelas kepada
murid secara interaktif.
Peserta dari Indonesia yang dikirim ke forum tersebut adalah Rahayu
Ningsih (guru Kimia SMAN 67 Jakarta), Asep Zaenal Rahmat (guru
Matematika SMAN 5 Bogor), dan Kwarta Adimprhrana (guru Multimedia
SMK 4 Malang). Mereka dipilih setelah mengikuti program Peer Coaching
tingkat nasional yang diikuti oleh hampir 20.000 orang guru.
(Chandra Wirawan)
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------