Majalah e-Indonesia - Media ICT Wahana Merajut Nusantara

 

Infrastructure Optimization dari Microsoft

Wujud organisasi Teknologi Informasi (TI) dalam internal perusahaan dibentuk untuk membantu bisnis dalam menghadapi beragam tantangan berupa solusi yang kompetitif terhadap pesaing yang dapat mendongkrak nilai lebih perusahaan. Untuk membantu organisasi TI dalam mengelola dan mengendalikan infrastuktur TI yang menurut analis menghabiskan sekitar 70% dari ke-seluruhan budget IT dalam sebuah perusahaan, Micro-soft memperkenalkan Microsoft Infrastructure Optimiza-tion (IO).

Menurut Refany Iskandar, EPG Director Microsoft Indonesia, IO merupakan suatu model yang dapat membantu perusahaan untuk menekan biaya yang timbul dalam mengelola infrastruktur TI dengan cara mengubah dari kondisi yang tidak terkendali menjadi suatu lingkungan yang dinamis. “Pada kondisi dinamis, infrastruktur TI dapat sepenuhnya membantu perusahaan dalam merespon berbagai tanganan bisnis,” ungkap Refany.

Nah, kondisi dinamis yang dimaksud Refany tidak bisa dicapai secara instan, tetapi perlu tahapan yang disebut Tingkat Kedewasaan Infrastruktur (Infrastructure Maturity Level) yang didefinisikan Microsoft dalam empat tahap yang dimulai dari organisasi TI yang masih reaktif dan belum ada otomasi (Basic), dapat mengendalikan dan mengkoordinasikan infrastruktur lebih baik lewat penerapan suatu standar teknologi (Standarized), mengotomisasi sebagian besar proses sehingga lebih proaktif (Rationalized/Advance), hingga kondisi saat organisasi TI bisa sepenuhnya mendukung bisnis (Dynamic).

Penerapan IO pada internal organisasi perusahaan di antaranya, karyawan cukup menggunakan satu user dan password dalam mengakses aplikasi tertentu. Kendali untuk akses terhadap aplikasi ini sepenuhnya dipegang oleh HRD. Jadi, apabila karyawan yang bersangkutan resign dari perusahaan tersebut, aksesnya dapat dicabut dengan satu langkah mudah.
(Chandra Wirawan)

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

IM2 Kembangkan IPv6

PT Indosat Mega media mengembangkan Internet Protocol version 6 (IPv6) sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk mengembangkan industri ICT (Information & Communication Techology) di tanah air. Rencananya, IPv6 ini akan digelar dalam ajang Internet Summit APRICOT 2007 di Nusa Dua Bali.

IPv6 menawarkan keunggulan seperti metode routing yang lebih fleksibel dan struktur keamanan yang lebih baik. “Melalui teknologi IPv6, peluang untuk perluasan teknologi IP dalam berbagai aplikasi sehari-hari terbuka lebar,” ujar Indar Atmanto, direktur utama IM2.

Dengan beragamnya kebutuhan dan permintaan pelanggan internet, IM2 menawarkan berbagai pilihan akses internet mulai dari koneksi Fiber Optic (FO) dan wireless acces VSAT DVB-RCS, hotspot, hingga standar dial up. IM2 Content pun dapat dinikmati mulai dari web hosting dan collocation hingga TV berlangganan.

Saat ini, IM2 mengklaim sebagai operator hotspot terbesar di Indonesia yang tergabung di dalam Wireless Broadband Association (WBA) dan hingga kini tercatat memiliki 115 lokasi hotspot dengan 471 access point (per Oktober 2006). Dan dalam mendukung bisnisnya, IM2 mengoperasikan jaringan infrastruktur yang dapat mencakup berbagai daerah di Indonesia, termasuk koneksi FO dengan band-with internasional sebesar 4.030 Mbps (asymmetric).

IM2 juga terus membangun infrastrukturnya agar tetap fokus pada perkembangan teknologi yang terus berkembang. Seperti menambahkan lokasi node IP-MPLS dan layanan broadband VSAT-IPDVB-RCS (menggunakan satelit palapa C2) untuk memperluas layanannya kepada para layanannya di Nusantara dengan sistem monitoring e-operation (operation manager, network manager service view dan knowledge manager) untuk mengawasi kinerja produk dan servis IM2. IM2 juga telah menetapkan strateginya untuk memperkuat posisinya dengan meningkatkan investasi pada koneksi last-mile, personalized services, kemitraan, riset dan pengembangan teknologi ICT untuk mencapai Market Leader dan mewujudkan “Broadband Every-where”.
(E. Ari Astuti)

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

XL Luncurkan 3G di Enam Kota

PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) resmi meluncurkan teknologi berbasis 3G pada akhir September lalu. XL 3G secara komersial telah dapat dinikmati di enam kota, yakni Jabotabek, Medan, Batam, Bandung, Surabaya dan Denpasar.

Menurut Hasnul Suhaimi selaku Presdir XL, XL 3G meru-pakan persembahan XL di ulang tahun XL ke-10 bagi masyarakat Indonesia. Ini juga merupakan komitmen XL untuk menjadi penyedia jasa telekomunikasi pilihan di Indonesia. “Kami yakin layanan XL 3G bisa memberikan pengalaman baru bagi para pengguna jasa telekomu--nikasi XL, baik untuk kebutuhan bisnis, hiburan, maupun pendidikan,” katanya.

“Mulai saat ini para pengguna bebas dan Xplor di enam kota tersebut dapat mencoba beberapa aplikasi XL3G berupa video call, akses data cepat dengan kecepatan maksimum 384Kbps, serta sejumlah value added service berbasis 3G seperti 3G WAP portal, 3G Video Portal, dan 3G Web Portal,” lanjut Hasnul kepada wartawan. Selain itu, pelanggan dapat menikmati layanan roaming internasional XL 3G di Singapura, Kuala Lumpur, Hongkong dan Australia sepanjang para pelanggan XL berada di cakupan jaringan 3G operator yang telah bekerja sama dengan XL di negara-negara tersebut.

Sementara itu, VIP West Region Excelcomindo Kukuh Saworo mengatakan, dalam memberikan layanan XL 3G yang telah berhasil melewati Uji Laik Operasional (ULO) yang diselenggarakan oleh Dirjen Pos dan Telekomunikasi Departemen Komunikasi dan Informasi RI 12 dan 14 September 2006 lalu, pihaknya bekerja sama dengan Celcom (Malaysia), M-1 (Singapura), Telstra (Australia), dan Hongkong CSL (Hongkong). XL juga akan menambah daftar kerja sama dengan 3G international roaming dengan SmarTone (Hongkong), Hutchinson 3G (Australia) dan Hutchinson 3G (Hongkong) Oktober mendatang.

“XL berkomitmen untuk menjadi penyedia layanan 3G pertama yang memiliki jangkauan dan pilihan layanan 3G terluas, serta akses data tercepat, yang didukung oleh teknologi 3,5G, HSDPA (high speed download packet access),” kata Kukuh. Selain menyiapkan diri untuk pelanggan individual, lanjut Kukuh, XL 3G juga dipersiapkan untuk mendukung solusi telekomunikasi para pelanggan korporat.

Untuk layanan XL 3G, XL telah bekerja sama dengan sekitar 25 content provider, music label, dan stasiun TV, baik lokal maupun internasional untuk menyediakan berbagai konten menarik bagi para pelanggan. Kesiapan XL 3G di Indonesia didukung oleh 284 Node B di Jakarta, 41 site di Surabaya, 30 site di Bandung, 44 site di Denpasar, 29 site di Medan, 18 site di Batam yang telah beroperasi. Dan ditargetkan pada akhir Oktober 2006 mencapai 1.000 Node B di enam kota. Di Medan sendiri, kata Kukuh, area 3G sudah mencakup hampir seluruh Kota Medan. Seiring dengan berjalannya waktu dan meningkatnya kebutuhan terhadap layanan ini, maka coverage area 3G akan terus dikembangkan.
(E. Ari Astuti)
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

BPPT Gelar Seminar dan Demo Interactive Digital TV

Di tengah kesiapan masyarakat memasuki era teknologi digital yang telah melahirkan konvergensi antar media penyiaran (broadcasting), media telekomunikasi, dan media teknologi informasi (TI), BPPT pada pertengahan Oktober lalu menyelenggarakan seminar dan demo interactive digital TV dengan tema “Prospek Pemanfaatan dan Tantangannya di Indonesia”. Seminar dihadiri oleh beberapa pemerhati dan pelaku industri televisi, komu-nikasi, dan teknologi.

Dalam sambutannya, Deputi Kepala BPPT Bidang TIEM (Teknologi Informasi, Energi, dan Materi) Mirzan A. Iskandar mengatakan, “Berkembangnya era teknologi digital sebagai paradigma baru masyarakat informasi dan masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge base society) yang memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk mengakses dan memanfaatkan informasi serta menjadikan informasi sebagai nilai tambah dalam peningkatan kualitas kehidupan.” Jadi, penguasaan informasi beserta teknologinya menjadi syarat utama bagi masyarakat untuk membangun kehidupan yang lebih maju.

Mirzan menilai, televisi merupakan salah-satu sarana yang paling tepat digunakan sebagai distribusi dan diseminasi informasi di Indonesia. Ini dikarenakan, berdasarkan hasil survai yang dipa-parkannya, saat ini teledensitas perangkat TV di Indonesia cukup tinggi dibandingkan media informasi lain, yaitu 55% dari seluruh jumlah keluarga di Indonesia. “Berarti sekarang ini terdapat sekitar 40 juta pemirsa TV,” ujarnya.
(Chandra Wirawan)
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

HP Luncurkan Designjet Z2100 Photo Series


Diklaim sebagai photo printer pertama yang memiliki spectrophotometer, teknologi warna Eye-One dari GretagMacbeth/X-rite yang dapat menghasilkan warna akurat dan konsisten, HP Designjet Z2100 Series Photo Printers diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan para fotografer, desain grafis, dan seniman akan kemudahan dalam mencetak karya berformat besar dengan hasil warna akurat dan konsisten serta tahan lama.

Pada peluncurannya 17 Oktober lalu di Jakarta, Mariana Kasim, director of marketing and customer sales Imaging and Printing Group HP Indonesia, mengatakan, sebagai market leader untuk printer teknis, HP berusaha memperkuat posisinya sebagai yang teratas di industri grafis. “Untuk itu kita berupaya meluncurkan beberapa produk andalan terbaru dan terus memperbanyak portfolio percetakan,” paparnya.

Nah, HP Designjet Z2100 Photo Printer Series dengan dukungan delapan tinta HP Vivera Pigment Inks menghasilkan warna dan uji cetakan berkualitas tinggi dengan kecepatan mencetak 4,2 menit per halaman gambar berwarna di kertas berlapis pada mode normal. Pada kertas glossy dan matte, warna hitam yang legam pun dapat dihasilkan dengan opsi hitam matte, hitam foto, dan abu-abu muda.
Sementara itu, Dirgantara Prabowo, business development manager Large Format Printer IPG, HP Indonesia, menjelaskan, “Produk ini merujuk dunia fotografi sebagai target yang memerlukan akurasi untuk hasil warna yang sesuai dengan hasil pengambilan gambar. Selama ini, belum ada printer yang bisa melakukannya.” Dengan hasil cetak yang memuaskan, HP Designjet Z2100 Photo Printer Series juga memiliki kemampuan luar biasa. Yakni, untuk ukuran 24 dan 44 inci dengan kualitas standar meseum, hasil cetaknya dapat bertahan hingga 200 tahun. “Jadi, karya yang dicetak dapat diwariskan ke generasi selanjutnya,” imbuh Dirgantara. (Chandra Wirawan)

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Mobile-8 Akan Membuka Penawaran Saham Umum

Sejak beroperasi Desember 2003 silam, telah banyak yang dicapai Mobile-8, sebagai operator selular teknologi CDMA. Salah-satunya, Mobile-8 diklaim sebagai operator seluler pertama yang meluncurkan layanan 3G dengan produk TV Mobi-nya pada Mei lalu yang menyediakan berbagai konten yang didukung oleh Media Citra Nusantara (MNC) group.

Di sepak terjangnya yang kian agresif, dalam acara public expose yang digelar 18 Oktober lalu, Mobile-8 merencanakan melakukan penawaran umum saham kepada masyarakat luas sebanyak 3.900.000.000. saham baru dengan nominal Rp 100 per saham dan tercatat di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES) pada akhir November 2006. Dalam penawaran umum saham tersebut, bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT Bhakti Securities, PT CIMB-GK Securities Indonesia, dan PT Danareksa Sekuritas.

Kepada pers, Hidajat Tjandrajaja, Presdir PT Mobile-8 Telecom, Tbk mengatakan, Mobile-8 memiliki potensi bisnis telekomuniasi yang besar di Indonesia. Kemudian, setelah jaringan yang telah mendukung telekomunikasi seluler di Pulau Jawa, Madura, dan Bali, Mobile-8 berencana meluaskan jangkauan di seluruh Indonesia dengan penggunaan sekitar minimal 57% dari dana hasil penawaran umum untuk ekspansi infrastruktur dan jaringan di daerah luar Pulau Jawa di samping memperbesar kapasitas jaringannya di Jawa. “Program tersebut akan dimulai pada 2007 untuk Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Dengan perluasan jaringan, kami yakin layanan dan produk Mobile-8 akan segera dinikmati oleh masyarakat di luar pulau Jawa pada tahun depan,” tandas Hidajat. u Chandra Wirawan.
(Chandra Wirawan)
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Binus Computer Club Adakan BRAIN 2006

Exhibition dan workshop teknologi informasi di Binus kembali digelar. Agenda rutin tahunan ini biasa dilak-sanakan setiap awal tahun ajaran baru. Merakit komputer dan edit video merupakan salah-satu acara--nya. Kalau takut rusak atau salah membuat orang enggan untuk merakit sendiri sebuah PC, sepertinya hal itu tak perlu menjadi masalah lagi jika ada workshop mengenai perakitan komputer seperti yang dilakukan oleh mahasiswa universitas Bina Nusantara lewat BRAIN, BNCC Extraordinary IT Event. BNCC adalah kependekan dari Bina Nusantara Computer Club yang merupakan salah-satu unit kegiatan kemahasiswaan di Binus.

Fill Your Days With IT, menjadi tema BRAIN 2006 yang berlangsung pada 2–7 Oktober 2006 di Kampus Anggrek Universitas Bina Nusantara. BRAIN 2006 kali ini berisi pameran IT, workshop Merakit PC, workshop Video Editing dan Kompetisi Dota. Selain kompetisi Dota yang diadakan di stand Gigabyte dan Advance, di stand Ran Online juga diadakan main game online gratis.

Workshop perakitan komputer sendiri diikuti oleh sekitar 50 orang peserta yang merupakan mahasiswa Binus dan masyarakat umum. Dalam workshop ini, Benny Lodewijk, manager product PT Nusantara Eradata tampil sebagai pembicara. Dalam kesempatan itu Benny mengatakan, “Saya yakin semua orang bisa merakit PC dengan baik, asalkan membaca buku manualnya dengan cermat sebelum instalasi, mengikuti langkahnya dengan hati-hati dan menggunakan alat yang diperlukan”. Dalam workshop ini, peserta belajar merakit komponen PC yang terpisah-pisah hingga menjadi satu alat utuh dan dapat dioperasikan secara utuh pula.

Antusias peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan tentang hal yang kurang dipahami oleh peserta. Setiap dua peserta didampingi oleh seorang mentor. Menurut Hanson Lowis selaku ketua panitia workshop, para mentor ini adalah pengurus BNCC yang jumlahnya sekitar 56 orang dan telah ditraining untuk keperluan salah-satunya merakit sebuah PC. Sampai saat ini, anggota BNCC telah mencapai 750 orang.

Workshop selanjutnya adalah Video Editing yang mengambil tema “It’s Easy to Edit My Own Video”. Workshop diadakan 2 sesi yaitu sesi pagi dan sesi siang pada tanggal 4 Oktober 2006 dengan Arly Zainsty dari Cybermedia College sebagai pembicaranya.
(E. Ari Astuti)
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 


KEMBALI
  l  HAL BERIKUTNYA  l  KE ATAS

 

Copyright © www.majalaheindonesia.com 2006