Majalah e-Indonesia

Majalah yang hadir guna memenuhi kebutuhan mereka yang ingin tahu banyak tentang dunia ICT

Harus Digabung Antara Teknologi dengan Kultur; Bupati Tulungagung

Melanjutkan topik tentang e-Government di Kabupaten Tulungagung

Kabupaten Tulungagung ditunjuk oleh pemerintah provinsi Jawa Timur sebagai pilot project penggunaan akses informasi dengan TI. Soalnya, penggunaan TI di kabupaten ini dinilai cukup bagus. Salah-satu indikatornya, sebagian siswa SD di Kabupaten Tulungagung sudah familiar dengan komputer. Sementara itu, untuk lingkup Pemkab, TI belum digunakan secara maksimal. Setidaknya, sebagian besar pekerjaan di instansi Pemkab masih dituntaskan dengan cara manual. Praktis, masih banyak hal yang harus dibenahi. Syukurnya, komitmen sang leader, dalam hal ini Bupati Tulungagung Heru Tjahjono, tidak perlu diragukan. Hanya saja ia wanti-wanti agar kehadiran TI tidak melenyapkan kultur masyarakat yang tetap harus menjaga komunikasi secara tatap muka.

Berikut penuturan lebih lanjut lulusan teknik sipil Universitas Sebelas Maret, Solo, ini kepada wartawan e-Indonesia, Ardi Winangun, yag menemuinya di kantornya belum lama ini.

infrastruktur TI kabupaten tulungagung

Bagaimana pengembangan dan penggunaan TI di Kabupaten Tulungagung?

Kami sudah menggunakan TI sejak lima tahun lalu. Secara global peng-gunaan TI yang terpenting bagi kami adalah memberikan informasi potensi Kabupaten Tulungagung kepada daerah lain baik secara nasional maupun internasional. Potensi ini kami sebarkan melalui TI agar masyarakat di luar Tulungagung bisa memperoleh informasi. Suatu saat nanti jika sudah men-dapat informasi akan terjadi umpan balik. Wujudnya, investor bisa menanam-kan modalnya di tempat kami.

 

SDM TI di Tulungagung sendiri bagaimana?

Sudah cukup. Kami juga sudah memiliki tenaga ahli dari alumni-alumni teknologi informatika. Sejalan dengan itu, tenaga baru yang ada di Kabupaten Tulungagung harus juga kami training mengenai TI.

 

Soal anggaran TI di Kabupaten Tulungagung selama ini bagaimana?

Ada, namun jumlah pasnya kami tidak tahu. Yang jelas setiap dinas ada alokasi anggaran TI.

 

Apakah Pemda Tulungagung pernah menerima bantuan TI?

Pernah, bentuknya macammacam seperti komputer, program, pelatihan dan sebagainya. Bahkan saat ini Tulungagung ditunjuk oleh Pemprov Jawa Timur sebagai pilot project untuk akses informasi melalui TI di Kecamatan Boyolangu.

Sudah ada gambaran jika semua instansi di Tulungagung didukung TI?

Tentunya begini. Pertama, jika semua pekerjaan sudah didukung dengan TI, bagaimana dengan pegawainya. Jangan sampai mereka jadi menganggur. Ini yang harus diantisipasi. Bagaimanapun kondisi di Tulungagung berbeda dengan kota besar yang pekerjaannya memang padat. Di tempat kami, kecanggihan teknologi tetap diikuti adanya hubungan antar manusia.

Artinya cara konvensional, seperti pertemuan tatap muka harus tetap dilakukan?

Iya. Jadi tidak semua pekerjaan harus diselesaikan dengan bantuan TI. Bagaimanapun harus digabung agar secara teknologi kita tidak ketinggalan, tetapi secara kultur kedaerahan juga tidak hilang. Artinya, harus digabung antar teknologi dengan kultur. Sekali lagi kondisi Tulungagung berbeda dengan kota besar. Kalau di Jakarta misalnya, warga lebih memilih menggunakan TI dari-pada keluar rumah karena macet. Kalau di sini kan tidak macet jadi bisa bertemu sehingga tali silaturahmi tetap jalan. Kalau nanti pakai TI semua, mungkin banyak kepala dinas yang jarang ketemu saya ha… ha… ha….

Penggunaan TI di masyarakat Tulungagung sendiri bagaimana?

Bagus, hampir semua untuk siswa sudah terjamah TI. Contohnya, anak SD sudah menggunakan komputer.

Ada kendala dalam pengembangan TI di Tulungagung?

Kendalanya begini. Misalnya internet. Setiap orang bisa mencari informasi apa saja via internet, baik yang bagus atau tidak. Kalau anak-anak SD sudah pintar akses internet, kan harus ada proteksi dari para orang tua dan guru agar bisa dipilah mana yang layak diakses mana yang tidak. Anak-anak kami harapkan tidak mengakses informasi yang tidak pas buat mereka.

Bagaimana kebijakan Bapak ke depan, untuk membangun TI di Tulungagung?

Penggunaan TI di lingkup Pemda Tulungagung memang perlu dan penting. Karenananya, rencana ke depan, semua dinas akan dihubungkan dalam satu jaringan yang selalu online.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *